Berikut adalah gambar kantor geuchik Gampong Ulee Reuleung di kec. Dewantara, Kabupaten Aceh Utara.
Meunasah G. Ulee Reuleung dibangun ditempat yg sangat strategis yaitu dipinggir JL. Lintas Sumatra.
Gampong ulee reuleung memiliki lahan persawahan seluas 8 Ha dengan hasil produksi 20 Ton.
Gampong Ulee Reuleung
Merupakan satu dari 15 gampong yang terdapat dikecamatan dewantara kabupaten aceh utara. Atau salah satu gampong dari 6 gampong yang terdapat dipemukiman Cot Muroung kecamatan dewantara. Gampong ulee reuleung berjarak 3 km dari pusat kecamatan.
Asal mula lahirnya gampong ulee reuleung adalah dengan datangnya serombongan manusia dari arah barat yang dipimpin oleh Tgk. Syam atau lebih dikenal dengan Tgk.muda meureudu yang dibantu oleh seorang imam Ben, disaat itu gampong ulee reuleung dikenal dengan nama gampong reuleung manyang yang terdiri dari 3 seunneubok atau dusun yaitu dusun Cot Tunong,Cot Baroh dan Pulo Ceubrek. Tgk. Syam membuka perkampungan dengan membuka lahan pertanian, mereka memimpin gampong bekerja sama dengan Tgk. Imum Ben, disiang hari mereka berkerja bercocok tanam dan didalam hari mereka mengajari pengajian masyarakat.
Dari seunneubok tersebut yang dipimpin oleh Tgk.Syam jadilah pemukiman baru disebalah barat laut pemerintahan desa yang diberi nama reuleung manyang, permukiman dibawa Tgk.Syam sebelah utara berbatasan dengan Abeuk Puntong yang sekarang sudah jadi wilayah gampong Geulumpang Sulu Timu, sebelah selatan berbatasan dengan Pulo Neurok dan Paloh Igeuh yang sekarang disebut dengan gampong Reuleut Timur kecamatan Muara Batu/gampong Paloh Igeuh, sebelah timur berbatasan dengan gampong Paloh Lada dan sebelah barat berbatasan dengan Tebing Sungai(Reuleung Krueng).
Pada tahun 1929 seunnebok Pulo Ceubrek memisahkan diri dengan gampong Reuleung Manyang yang dipimpin oleh Peutua Syeh yang diberi nama Gampong Ulee Pulo.